Langsung ke konten utama

Januari 2022

Kalau cinta itu hanya perkara uang, mungkin kamu tidak akan pernah awet dalam bercinta. karena ketika cintamu miskin tidak ber-uang, kamu akan meninggalkannya. pernah aku melihat sebuah konten di media sosial, katanya "di Dubai, kami tidak mengatakan 'aku sangat mencintaimu', tetapi di Dubai kami mengatakan, 'sayangku, ayo kita belanja. kamu mau apa?. LV?. Channel?. atau Channel?.'". ah... indah sekali kata-kata itu. untuk wanita yang menggilai harta, bukan hanya indah yang terbesit di pikiran. melainkan "jangan pernah melepaskan cintamu itu. karena dia akan membuatmu seperti Ratu selama di hidupnya".

Tidak. aku tidak mengatakan kalau 'mata duitan' itu salah. sama sekali tidak. akan tetapi sekali dua terbesit di benakku, macam mana kalau cintamu itu tetiba kekurangan harta?. karena setahu aku, hidup selalu berubah-ubah. ada pasang. ada pula surut. tak selalu hidup itu ada di atas dan tak jarang hidup akan di bawah. kalau kamu terbiasa dengan uang, harta berlimpah, dan bergelimang emas, apakah kamu juga akan terbiasa hidup hanya dengan sehelai baju?. satu hari makan sepiring nasi dan garam?. itupun kalau ada beras. kalau tidak ada?. ahh..

hey kawan, hidup itu tidak melulu perkara harta. kalau kamu mencari cinta berlandaskan harta, percayalah kalau cintamu itu tidak akan lestari. kenapa?. karena ketika cintamu tidak berharta, maka kamu akan uring-uringan dan tidak akan pernah mengenal kata syukur.


ditulis pada bulanku lahir. januari 2022

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi Novel “Sunset Bersama Rossie”

Judul buku                  :  Sunset Bersama Rossie  Pengarang                  : Tere Liye Penerbit                     : Mahaka Kota tempat terbit      : Jakarta Tahun terbit               : 2010 Tebal                         : iv+427 Harga                        : Rp 60.000,00 Apakah kesempatan itu masih ada?. Apakah masih ada ruang bagi orang yang bersabar?? Sepuluh tahun lebih tidaklah sebe...

Kkn

Majelis taklim. Iyaapp. Sekarang lagi di majelis taklim. Terdengar suara bocah bocah lucu yg sedang bersenandung. Mengucap lagu lagu sendu. Terdengat merdu nan lucu Ah ibu, disatu sisi aku merindu akan rumah. Disisi lain, mungkin aku akan sedih meninggalkan kampung ini. Kampung di mana aku dan teman teman mengabdi. Allahumma... Lancarkan sampai akhir acara. Aamiin

Keras

kamu tau?. aku itu tipe manusia yang keras. cukup sulit untuk menasihati aku. membuat hatiku lapang akan sesuatu. bahkan, terkadang sampai sakit aku dibuatnya. watak ini cukup menyiksa. aku tahu, memiliki sikap seperti ini sangat buruk. tidak sedikit orang yang kusayangi sampai tarik nafas dalam untuk menghadapiku. sampai pada suatu masa, aku menyadari kalau memiliki sikap seperti ini sangat tidak baik. tidak ada seorangpun yang mampu mengubahnya kecuali diriku sendiri. aku harus berdamai dengan diriku. tidak mudah memang. tetapi harus. bayangkan.. karena sikap buruk yang aku miliki ini, seringkali aku merugi. tak jarang air mata melulu menetes sampai banjir di lantai. aku menyadari kalau air mata jatuh kelantai setelah mataku merah memar. seperti dibogem pahlawan super. lantai sampai licin karena air mataku. pertanda kalau aku sudah mulai lelah akan sikapku yang buruk ini. percayalah.. rasa ini menyiksa. kalau ada yang mengatakan putus cinta itu siksa, kamu salah besar. siksa itu keti...