Kalau cinta itu hanya perkara uang, mungkin kamu tidak akan pernah awet dalam bercinta. karena ketika cintamu miskin tidak ber-uang, kamu akan meninggalkannya. pernah aku melihat sebuah konten di media sosial, katanya "di Dubai, kami tidak mengatakan 'aku sangat mencintaimu', tetapi di Dubai kami mengatakan, 'sayangku, ayo kita belanja. kamu mau apa?. LV?. Channel?. atau Channel?.'". ah... indah sekali kata-kata itu. untuk wanita yang menggilai harta, bukan hanya indah yang terbesit di pikiran. melainkan "jangan pernah melepaskan cintamu itu. karena dia akan membuatmu seperti Ratu selama di hidupnya".
Tidak. aku tidak mengatakan kalau 'mata duitan' itu salah. sama sekali tidak. akan tetapi sekali dua terbesit di benakku, macam mana kalau cintamu itu tetiba kekurangan harta?. karena setahu aku, hidup selalu berubah-ubah. ada pasang. ada pula surut. tak selalu hidup itu ada di atas dan tak jarang hidup akan di bawah. kalau kamu terbiasa dengan uang, harta berlimpah, dan bergelimang emas, apakah kamu juga akan terbiasa hidup hanya dengan sehelai baju?. satu hari makan sepiring nasi dan garam?. itupun kalau ada beras. kalau tidak ada?. ahh..
hey kawan, hidup itu tidak melulu perkara harta. kalau kamu mencari cinta berlandaskan harta, percayalah kalau cintamu itu tidak akan lestari. kenapa?. karena ketika cintamu tidak berharta, maka kamu akan uring-uringan dan tidak akan pernah mengenal kata syukur.
ditulis pada bulanku lahir. januari 2022
Komentar
Posting Komentar