Langsung ke konten utama

sabtu. 24 mei 2014

bang, hari ini aku berenang. biasaa di simprug. lumayan dapet 1000 meter bolak balik.

hemm aku sebenernya gamau cerita ttg bagaimana aku hari ini. tp aku mau cerita ttg suatu kisah. lucu bang.

jadi gini, selesai berenang tadi aku cerita cerita sama pak tarmin (masih ingatkah kau?). entah awal ceritanya seperti apa, sampai muncul ke cerita kalau ternyata syuting film "tenggelamnya kapal van der wijck" itu di simprug bang!!! percaya gaak??!! aku aja gak percaya. sempat tertawa geli mendengar cerita pak Tarmin. beliau menceritakan detail proses syutingnya seperti apa. sungguh, menggelikan sekali haha

ada lagi, syuting video clip geisha yang judulnya "lumpuhkan ingatanku". tau kah kau itu syutingnya di mana?
di tempat yang sama!! hahaha lucu bang.

sebenarnya aku mau banget cerita ke kamu. tapi apa daya. keadaan yang membuat aku tidak bisa bercerita seperti biasa denganmu.

oh iya, apa kabarmu hari ini bang??
semoga kamu selalu dalam lindunganNya :")

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi Novel “Sunset Bersama Rossie”

Judul buku                  :  Sunset Bersama Rossie  Pengarang                  : Tere Liye Penerbit                     : Mahaka Kota tempat terbit      : Jakarta Tahun terbit               : 2010 Tebal                         : iv+427 Harga                        : Rp 60.000,00 Apakah kesempatan itu masih ada?. Apakah masih ada ruang bagi orang yang bersabar?? Sepuluh tahun lebih tidaklah sebe...

Kkn

Majelis taklim. Iyaapp. Sekarang lagi di majelis taklim. Terdengar suara bocah bocah lucu yg sedang bersenandung. Mengucap lagu lagu sendu. Terdengat merdu nan lucu Ah ibu, disatu sisi aku merindu akan rumah. Disisi lain, mungkin aku akan sedih meninggalkan kampung ini. Kampung di mana aku dan teman teman mengabdi. Allahumma... Lancarkan sampai akhir acara. Aamiin

Keras

kamu tau?. aku itu tipe manusia yang keras. cukup sulit untuk menasihati aku. membuat hatiku lapang akan sesuatu. bahkan, terkadang sampai sakit aku dibuatnya. watak ini cukup menyiksa. aku tahu, memiliki sikap seperti ini sangat buruk. tidak sedikit orang yang kusayangi sampai tarik nafas dalam untuk menghadapiku. sampai pada suatu masa, aku menyadari kalau memiliki sikap seperti ini sangat tidak baik. tidak ada seorangpun yang mampu mengubahnya kecuali diriku sendiri. aku harus berdamai dengan diriku. tidak mudah memang. tetapi harus. bayangkan.. karena sikap buruk yang aku miliki ini, seringkali aku merugi. tak jarang air mata melulu menetes sampai banjir di lantai. aku menyadari kalau air mata jatuh kelantai setelah mataku merah memar. seperti dibogem pahlawan super. lantai sampai licin karena air mataku. pertanda kalau aku sudah mulai lelah akan sikapku yang buruk ini. percayalah.. rasa ini menyiksa. kalau ada yang mengatakan putus cinta itu siksa, kamu salah besar. siksa itu keti...