Langsung ke konten utama

kutujukan padamu

Tangerang, 28 Mei 2014


kau yang kurindu
kau yang kudamba
kau yang kucinta
kau yang kusayang
dan tentunya kau yang kukasih

apa kabar??
kabar baikkah kau yang selalu ada dalam setiap do'aku??
disini, aku sepi.. sendiri..
aku selalu diam
tak banyak kata yang terucap dari bibir senduku

dalam diam, aku menyimpan rindu
dalam diam, aku menumpuk sedih
dalam sepi, kalbu tersiksa
dalam kosong, fikiran tak tentu arah

aku tersiksa. sungguh tersiksa
menangispun aku tak bisa
entah, bila air mata ini harus turun,
aku tak tau sudah berapa banyak tangis yang habis tumpah ruah karena rindu
mengasihimu sungguh kudamba
mencintaimu teramat menyiksa
menyayangimu terkadang menyayat hati
dan menyukaimu itu kebiasaanku

banyak sudah cerita yang kusimpan
yang tak pernah kubagi kepada oranglain
yang kuharap hanya dirimu seorang yang tau

kini, dalam diam di tengah fajar menyentuh
aku selalu berdo'a untukmu
aku selalu berharap kepadamu
agar kau selalu dalam lindunganNya
supaya dirimu selalu di jalanNya

sungguh,
diamku bukan berarti tak acuh
ada rindu seorang kekasih yang ingin dikasih
selalu kutitipkan rindu yang menusuk ini padaNya
tiap detik,
aku simpan cinta ini di dalam ridhoNya
aku taruh sayang ini dalam laci kasih sayangNya
aku ceritakan padaNya bahwa aku mengasihimu
selalu.. setiap waktu dan setiap nafasku
aku dedikasikan kasih dan cintaku untuk dirimu
aku sematkan lagu rindu kepadaNya untuk dirimu...
oh dirimu yang terkasih
pada saat menulis tulisan ini
hatiku sebenarnya ingin menangis
namun mengapa tidak pernah bisa??
hanya setetes air yang mengalir dari mata sayu-ku
perih.. sangat perih
nafasku terasa sesak
jiwaku ingin memberontak

duhai cinta
biarlah aku menjadi peggila dirimu
abaikanlah aku yang selalu mengagumimu
dalam gelap yang menyelimuti fajar
izinkan aku untuk selalu mencintaimu dalam suci
bukalah selalu hatimu untuk diriku yang nelangsa

kutitipkan kasih, cinta, sayang, dan sukaku padaNya
hingga suatu saat nanti aku bisa meluapkannya dalam ikatan suci
hingga aku dapat mengeluarkan tangis cintaku padamu dalam emosi suci
sampai nanti aku dapat menceritakan do'a do'aku dalam cerita cinta kita

04.45
A.N.F

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi Novel “Sunset Bersama Rossie”

Judul buku                  :  Sunset Bersama Rossie  Pengarang                  : Tere Liye Penerbit                     : Mahaka Kota tempat terbit      : Jakarta Tahun terbit               : 2010 Tebal                         : iv+427 Harga                        : Rp 60.000,00 Apakah kesempatan itu masih ada?. Apakah masih ada ruang bagi orang yang bersabar?? Sepuluh tahun lebih tidaklah sebe...

Kkn

Majelis taklim. Iyaapp. Sekarang lagi di majelis taklim. Terdengar suara bocah bocah lucu yg sedang bersenandung. Mengucap lagu lagu sendu. Terdengat merdu nan lucu Ah ibu, disatu sisi aku merindu akan rumah. Disisi lain, mungkin aku akan sedih meninggalkan kampung ini. Kampung di mana aku dan teman teman mengabdi. Allahumma... Lancarkan sampai akhir acara. Aamiin

Keras

kamu tau?. aku itu tipe manusia yang keras. cukup sulit untuk menasihati aku. membuat hatiku lapang akan sesuatu. bahkan, terkadang sampai sakit aku dibuatnya. watak ini cukup menyiksa. aku tahu, memiliki sikap seperti ini sangat buruk. tidak sedikit orang yang kusayangi sampai tarik nafas dalam untuk menghadapiku. sampai pada suatu masa, aku menyadari kalau memiliki sikap seperti ini sangat tidak baik. tidak ada seorangpun yang mampu mengubahnya kecuali diriku sendiri. aku harus berdamai dengan diriku. tidak mudah memang. tetapi harus. bayangkan.. karena sikap buruk yang aku miliki ini, seringkali aku merugi. tak jarang air mata melulu menetes sampai banjir di lantai. aku menyadari kalau air mata jatuh kelantai setelah mataku merah memar. seperti dibogem pahlawan super. lantai sampai licin karena air mataku. pertanda kalau aku sudah mulai lelah akan sikapku yang buruk ini. percayalah.. rasa ini menyiksa. kalau ada yang mengatakan putus cinta itu siksa, kamu salah besar. siksa itu keti...