Langsung ke konten utama

iseng


lelah, hatiku sangat lelah. aku mencintaimu sama seperti aku mencintai Tuhanku. siang malam kau keluarkan keringat demi anak-anakmu. maafkan aku bu, maafkan aku yang terlalu mengikuti egoku. bu, sudah banyak dosa yang kulakukan padamu tapi mengapa kau masih saja mau menerimaku?? tangis kau, urat yang kau keluarkan demi memarahi kami yang nakal. ya, aku merasa kalau aku ini belum bisa menjadi anak kebanggaan. Ibu tau?? Aku bingung bu, aku bingung harus bagaimana membalas semua jasamu sedangkan aku masih terlalu sering membuatmu kesal. Buat apa aku hidup kalau aku terlalu sering mengecewakanmu?? Bu, aku butuh pelukanmu. Pelukan kasih sayang yang bisa menyadariku bahwa aku ini amat kotor menjadi anakmu. Pelukan cinta yang bisa membuka mataku bahwa aku ini..aku ini membutuhkanmu bu. Bu, mengapa tangisku tidak pernah habis?? Mengapa air mataku tidak pernah kering?? Aku selalu menangis bu atas kesalahanku padamu. aku tidak pernah lelah bu menangis. Tidak akan pernah lelah. Dan aku tidak mengerti mengapa hal itu terjadi.
Bu, perihkah perasaanmu ketika kami berbuat keji padamu?? sedihkah hatimu tatkala aku dan adik-adikku menyakitimu?? Apa rasanya bu?? Tunjukkan!! Beritau padaku bu. Perlu ibu tau, aku lelah membuatmu meneteskan air mata. Aku sedih bu. Apakah kau selalu berdo’a untuk kami di malam hari seperti di artikel-artikel yang sering kubaca?? Apa do’anya bu?? Aku ingin tau. Sungguh pedih hatiku bu apabila semua kesalahan kami kau balas dengan do’a-do’a kebaikan.
Bu, aku mencintaimu. Aku mencintaimu sampai akhir hayatku. Aku mencintaimu walaupun dalam keadaan aku membencimu. Entah, entah apa balasanku nanti untukmu. Yang jelas AKU MEMCINTAIMU KARENA TUHANKU..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi Novel “Sunset Bersama Rossie”

Judul buku                  :  Sunset Bersama Rossie  Pengarang                  : Tere Liye Penerbit                     : Mahaka Kota tempat terbit      : Jakarta Tahun terbit               : 2010 Tebal                         : iv+427 Harga                        : Rp 60.000,00 Apakah kesempatan itu masih ada?. Apakah masih ada ruang bagi orang yang bersabar?? Sepuluh tahun lebih tidaklah sebe...

Kkn

Majelis taklim. Iyaapp. Sekarang lagi di majelis taklim. Terdengar suara bocah bocah lucu yg sedang bersenandung. Mengucap lagu lagu sendu. Terdengat merdu nan lucu Ah ibu, disatu sisi aku merindu akan rumah. Disisi lain, mungkin aku akan sedih meninggalkan kampung ini. Kampung di mana aku dan teman teman mengabdi. Allahumma... Lancarkan sampai akhir acara. Aamiin

Keras

kamu tau?. aku itu tipe manusia yang keras. cukup sulit untuk menasihati aku. membuat hatiku lapang akan sesuatu. bahkan, terkadang sampai sakit aku dibuatnya. watak ini cukup menyiksa. aku tahu, memiliki sikap seperti ini sangat buruk. tidak sedikit orang yang kusayangi sampai tarik nafas dalam untuk menghadapiku. sampai pada suatu masa, aku menyadari kalau memiliki sikap seperti ini sangat tidak baik. tidak ada seorangpun yang mampu mengubahnya kecuali diriku sendiri. aku harus berdamai dengan diriku. tidak mudah memang. tetapi harus. bayangkan.. karena sikap buruk yang aku miliki ini, seringkali aku merugi. tak jarang air mata melulu menetes sampai banjir di lantai. aku menyadari kalau air mata jatuh kelantai setelah mataku merah memar. seperti dibogem pahlawan super. lantai sampai licin karena air mataku. pertanda kalau aku sudah mulai lelah akan sikapku yang buruk ini. percayalah.. rasa ini menyiksa. kalau ada yang mengatakan putus cinta itu siksa, kamu salah besar. siksa itu keti...